Personel Wayang Ungkap Pentingnya Pendidikan Bagi Musisi
Kapanlagi.com - Penggemar musik tahun 90-an pasti tak asing dengan band bernama Wayang. Mereka memang sempat sangat dikenal di Indonesia, bahkan beberapa albumnya tercatat sebagai album paling laris kala itu.
Sekarang ini, banyak para artis yang malah menjadi terpuruk setelah mereka tenggelam dari dunia hiburan. Gimana sih cara mereka menyiasati hal tersebut agar tak jatuh di lubang yang sama?
"Sebenarnya pelajaran ini nih saya ngambil dari pengalaman-pengalaman mereka juga. Salah satu input dari manajer yaitu 'lu boleh berkarya dan lain sebagainya di musik, tapi jangan lupa, pendidikan nomer satu'," ucap sang vokalis Ramdan Wahyudi.
Advertisement
Wayang © Kapanlagi/Bayu Herdianto
"Kenapa kita diluar musik masih ada kegiatan yang lain, karena kita mikir bahwa 'lu nanti nggak akan mungkin seterusnya bisa seperti ini, lu harus punya satu kegiatan yang memang nunjang hidup lu kelak'. Itu udah diucapkan dan dibilangin, dan kita nggak lupa lah itu. Dan sekarang pun akhirnya terbukti (bahwa pendidikan itu penting)," tambahnya.
Album pertama sampai kelima merupakan rilisan Wayang yang paling laris. Ramdan mengatakan jika penjualan album keempat yang terbaik, karena melebihi 500 ribu kopi kala itu.
Personel asli Wayang kini tinggal berdua saja, yaitu Ramdan dan Ahmad Fauzi di Bas. Sang penggebuk drum cilik, Gilang Ariestya kini telah sibuk dengan pekerjaan barunya di Perancis.
Simak Berita Lainnya:
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/frs)
Advertisement
BERITA TERKAIT
-
Akui Tak Memihak Siapapun, Mantan Sopir Inara Rusli Ternyata Mendapat Gaji Dari Virgoun
-
Kasus Dugaan Ilegal Akses Inara Rusli Berlanjut, Mantan Sopir Pribadi Diperiksa Polisi
-
Datangi MUI Pusat Terkait Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Tak Kapok Bikin Orang Ketawa
-
Inul Daratista Kembali Masuk Rumah Sakit, Cerita Sakit Nyeri Hebat Karena Infeksi Ini
-
Irfan Hakim Klarifikasi Soal Bela Denada Dibanding Ressa, Sebut Ada Kesalahpahaman dan Framing
-
Rebecca Klopper & Dwynna Win Cerita Cinta Segitiga & Persahabatan di Ahlan Singapore
-
Rebecca Klopper Cerita Pengalaman Pertama: Pacaran, Masuk BK, Sampai Piala
-
Menangis, Ibunda VIrgoun Tak Tega Melihat Cucu-Cucunya di Tengah Prahara Rumah Tangga
